POV: Kamu sedang berada di Wakatobi, tapi jiwa adventurer-mu menuntut sesuatu yang lebih deep daripada sekadar snorkeling di terumbu karang.
Pernah terbayang tidak, masuk ke dalam sebuah "mesin waktu" yang melemparmu kembali ke masa kejayaan maritim Nusantara? Lupakan sejenak aesthetic cafe di kota besar, karena di selatan Pulau Wangi-Wangi, ada sebuah portal sejarah bernama Benteng Liya Togo. Ini bukan sekadar tumpukan batu mati atau puing-puing usang; ini adalah sebuah living monument yang masih "bernapas". Menariknya, struktur megah ini merupakan mahakarya arsitektur vernakular yang berdiri kokoh selama berabad-abad tanpa sentuhan semen sama sekali. Sebuah legacy budaya yang benar-benar mind-blowing, bukan?










