Home » » Fajar Pagi di Pesisir Tanjung "Pantai TAIPA" Konawe Utara - Sulawesi Tenggara

Fajar Pagi di Pesisir Tanjung "Pantai TAIPA" Konawe Utara - Sulawesi Tenggara

Fajar Pagi di Pesisir Tanjung "Pantai TAIPA" Konawe Utara - Sulawesi Tenggara


Pantai Taipa - Konawe Utara, Sulawesi Tenggara tidak habis-habisnya menampilkan pesona Alam yang memukau. Keindahan alam dan pemadangannya  akan menyajikan sesuatu yang berbeda dan menarik perhatian. Baik pegunungan dan lautan merupakan objek yang menyuguhkan keistimewaan. Pengalaman berwisata akan menjadi suatu catatan yang berarti. Salah satu tempat di pesisir Kab. Konawe Utara sejak dulu begitu tersohor dengan keindahan pantai dan pasir putih yang membentang membatasi lautan.
Pantai Taipa terletak di Desa Taipa, Kecamatan Lasolo, Kabupaten Konawe Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara. Pantai Taipa merupakan obyek wisata unggulan di daerah Konawe Utara, karena memiliki alam yang indah. Kawasan pantai dapat menjadi destinasi wisata keluarga dan pecinta petualangan.


Pantai Taipa adalah sebuah destinasi wisata yang sering dikunjungi Masyarakat Konawe Utara dan sekitarnya. Lokasinya hanya berjarak 72 Km dari Kota Kendari atau sekitar 1 jam perjalanan darat.  Tepian Pantai ini dipenuhi oleh deretan nyiur yang berjejer. Di antara pohon nyiur ada tempat peristirahatan atau gazebo yang bisa Anda manfaatkan. Pantai Tanjung Taipa yang landai membuat Anda bisa berenang atau sekedar bermain air. Pantai ini juga ramai dengan kepiting yang berlari-larian di bibir pantai.
Pantai ini terkenal dengan beraneka jenis mangga yang bisa Anda nikmati bila berkunjung ke Pantai Tanjung Taipa. Namun tentu saja Anda harus mengunjunginya saat musim mangga tiba. Beragam jenis mangga bisa Anda dapatkan di pantai ini mulai dari mangga harum manis, golek, hiku atau mangga macan. Itulah kenapa pantai ini dinamai dengan Taipa yang dalam bahasa setempat berarti mangga.

Disaat menjelang senja atau saat menanti fajar pagi, kita bisa melihat panorama alam yang begitu menghanyutkan. Dari kejauhan kita mamndang mentari yang merangkak naik. Suasana semakin romantis dengan latar lautan teduh dan pasir putih yang mulus.

Ada Beberapa keistimewaan yang dimiliki Pantai Tanjung Taipa. Selain pasir putih dan pemandangan luas Laut Banda yang menawan, di sekitar pantai ini juga sering dijumpai aktivitas Burung Maleo. Burung endemik Sulawesi bertingkah unik ini akan menemani Anda menghabiskan hari di Pantai Tanjung Taipa. Di pantai ini juga terdapat tebing dan bukit yang bisa didaki oleh Anda yang mempunyai jiwa petualangan. Di perjalanan menuju puncak bukit Anda bisa menemukan Gua Kelelawar. Dari atas bukit Anda bisa melihat pemandangan pantai yang menakjubkan, bukan hanya Pantai Tanjung Taipa yang terlihat namun juga panta-pantai lain di sekitarnya.

Sembari menikmati pesona pantai Anda bisa juga menikmati makanan khas Pantai Tanjung Taipa yaitu gogos. Ada juga satu tempat menarik yang bisa dikunjungi di sini, yaitu Gua Golo Oti. Dalam bahasa setempat, Tolo ati berarti arus kering. Di dalamnya terdapat makam tokoh bernama Lasamana. Sebagian Warga Tanjung Taipa masih menganggap makam ini sebagai makam keramat.

Jika berada di Pantai Taipa, Anda akan merasa seperti berada di pulau pribadi karena pantainya belum banyak di kunjungi oleh banyak wisatawan lainnya. Mungkin karena pantainya yang berada tersembunyi dan eksotis sehingga belum banyak orang yang begitu mengetahui tentang pantai ini. Jika Anda ingin bermalam di sini, sudah di sediakan cottage untuk tempat bermalam dengan tarif sewa sebesar Rp.500.000 permalam, dan juga ada pandopo dengan harga sewa terjangkau sebsar Rp.100.000 bagi yang ingin mncari tempat bermalam dengan harga murah.


Pantai ini juga menjadi salah satu kebanggaan masyarakat di daerah ini yang cukup terkenal dengan panorama alamnya yang indah, udaranya yang sejuk dan terhampar pasir putih yang sangat luas. Angin sepoi-sepoi begitu terasa segar menerpa tubuh ketika pengunjung memasuki kawasan Pantai Tanjung Taipa, objek wisata primadona di Kabupaten Konawe Utara. Hamparan pasir berwarna abu-abu yang diterjang hempasan ombak dan gelombang laut silih berganti menjadi pemandangan yang sangat menakjubkan ketika berada di kawasan. bentangan panta ini sepanjang kurang lebih 3 km ini dan berhadapan dengan laut lepas.

Di sebelah barat ujung pantai itu terdapat tebing yang curam. Di bibir tebing curam itu terdapat dinding-dinding karts (tebing kapur) yang cukup fantastis. Di atas tebing terdapat liang-liang gelap berbentuk gua. Masyarakat setempat menyebut gua itu sebagai gua kelelawar karena memang dihuni oleh spesies kelelawar. Jika berada di mulut gua tersebut, pengunjung akan mendengar dengan jelas suara-suara kelelawar dan satwa lain yang mendiami kawasan hutan di sekitarnya. Hanya beberapa meter dari Gua Kelelawar terdapat Gua Tengkorak. Disebut Gua Tengkorak karena di dalam gua itu terdapat banyak tengkorak dan tulang-belulang manusia. Diduga, gua itu menjadi tempat tinggal manusia purba masa lampau.


Ketika berada di atas tebing itu, pengunjung dapat melihat dengan jelas aktivitas pengunjung pantai yang sedang mandi, berenang, dan bermain di sela-sela gelombang laut. Di sebelah Timur ujung pantai itu terdapat hamparan pasir yang menjadi tempat burung khas Sulawesi Tenggara, burung maleo, bertelur. Di era 1990-an, dalam jarak pandang 50-100 meter di kawasan itu, pengunjung dapat menyaksikan dengan jelas, puluhan bahkan ratusan ekor satwa endemik itu, melepas telurnya, lalu memendamkannya ke dalam pasir.

Pantai Taipa merupakan objek wisata yang sangat terkenal di Kab. Konawe Utara, bahkan di Sulawesi Tenggara. Sejak dahulu sejak akses jalan belum sebagus sekarang, para pelancong dari beberapa daerah selalu meramaikan tempat ini. Disini merupakan tempat favorit yang cukup bergengsi. Bahkan warga Kota Kendari menjadikan tempat ini sebagai tujuan berlibur meski harus menempuh perjalanan jauh.

Salah satu keunikan Pantai Tanjung Taipa selain keindahan panoramanya seringkali menjadi tempat terselenggaranya acara ritual yang sudah menjadi tradisi masyarakat di sekitar tempat wisata ini. Selain itu yang tidak kalah menariknya, di tempat ini setiap tahunnya terselenggara event festival perahu sebagai rangkaian pelaksanaan tradisi dari kebiasaan masyarakat nelayan.

Semoga perjalaan di pantai taipa ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan.
Terima Kasih. Sampai jumpa

No comments:

Post a Comment

Flag Counter