Taman Nasional Danau Sentarum

TAMAN NASIONAL DANAU SENTARUM


Dasar Penunjukan :
Keputusan Menteri Kehutanan
Nomor : 34/Kpts-II/99
Tanggal 4 Februari 1999
Luas : ± 132.000 Ha
Letak : Provinsi Kalimantan Barat, Kabupaten Kapuas Hulu.

Koordinat :
00° 39' - 01° 00' LU dan
111° 56' - 112° 25' BT
Umum
Taman Nasional Danau Sentarum merupakan perwakilan ekosistem danau, hutan rawa air tawar dan hutan hujan tropika di Kalimantan, dan dalam konvensi Ramsar tetapkan sebagai Lahan Basah Internasional.

Danau Sentarum dan danau musiman yang berada di taman nasional ini terletak pada bagian cekungan sungai Kapuas, yaitu sekitar 700 km dari muara yang menuju laut Cina Selatan. Dikelilingi oleh bukit-bukit dan dataran tinggi, sehingga Danau Sentarum merupakan daerah tangkapan air dan sekaligus sebagai pengatur tata air bagi Daerah Aliran Sungai Kapuas. Dengan demikian, daerah-daerah yang terletak di hilir sungai Kapuas sangat tergantung pada fluktuasi jumlah air yang tertampung di danau tersebut.

Lokasi Taman Nasional Danau Sentarum
Sistem perairan dari danau air tawar dan hutan tergenang ini, menjadikan Danau Sentarum tidak seperti danau-danau lainnya. Airnya berwarna hitam kemerah-merahan karena mengandung tanin yang berasal dari hutan gambut di sekitarnya.

Pada saat musim hujan, kedalaman air danau tersebut mencapai 6-8 meter dan menyebabkan tergenangnya seluruh wilayah dan hutan sekitarnya. Tetapi, pada saat musim kemarau, dimana tinggi air di sungai Kapuas berangsur-angsur turun, air dari Danau Sentarum akan mengalir ke sungai Kapuas sehingga debit air di sungai tersebut relatif stabil, walupun pada puncak musim kemarau, sebagian Danau Sentarum akan semakin berkurang airnya dan menjadi hamparan tanah yang luas.

Sejarah
- Tahun 1981, sebagai cagar alam dengan luas 80.000 ha.
- Tahun 1982, oleh Menteri Pertanian ditunjuk sebagai Suaka Margasatwa Danau Sentarum.
- Tahun 1999, Oleh Menteri Kehutanan dirubah menjadi Taman Nasional Danau Sentarum dengan luas 132.000 ha.

Fisik
Geologi dan Tanah
Keadaan geologi kawasan ini cukup sederhana, daerah aliran sungainya terdiri dari sedimen (kaolin, clay/tanah lempung dengan lapisan tanah gambut yang dangkal sampai tebal) dan singkapan kandungan batu pasir/paras. Secara umum kandungan unsur hara tanah di daerah ini sangat rendah.

Topografi
Kawasan ini mempunyai topografi yang datar dan letaknya dikelilingi oleh pegunungan-pegunungan dan perbukitan. Sekitar 40.000 ha dari luas kawasan ini merupakan danau musiman, sedangkan sisanya merupakan daerah yang selalu atau hanya pada waktu tertentu saja tergenang air setiap tahunnya dan sebagian lainnya berupa hutan perbukitan/ dataran tinggi.

Iklim
Tipe Iklim tropika basah dengan curah hujan tinggi sepanjang tahun yang bervariasi antara 2500 - 5000 mm per tahun dan Suhu berkisar antara 20ºC - 36ºC.

Hidrologi
Danau Sentarum mempunyai fungsi hidrologi yang penting bagi kehidupan masyarakat sekitar Sungai Kapuas, karena danau ini merupakan daerah tangkapan air dan juga sebagai cadangan air Sungai Kapuas. Bila musim kering Sungai Kapuas tergantung pada pasokan air dari kawasan ini.
Sekitar sembilan bulan dalam setahun, danau danau di kawasan ini hampir selalu tegenang air walaupun fluktuasinya (pasang-surut) air sangat tinggi. Pada bulan Juni - Agustus tinggi permukaan di daerah danau menurun dan airnya mengalir ke sungai-sungai yang berada di sekitarnya. Keadaan ini merupakan siklus yang biasa (normal) setiap tahunnya dan sangat berpengaruh terhadap ekosistem danau secara keseluruhan baik flora, fauna dan manusianya sendiri.

Taman Nasional Danau Sentarum
Biotik
Flora

Taman Nasional Danau Sentarum memiliki tumbuhan khas dan asli yaitu tembesu/tengkawang (Shorea beccariana). Selain itu juga terdapat tumbuhan hutan dataran rendah seperti jelutung (Dyera costulata), ramin (Gonystylus bancanus), meranti (Shorea sp.), keruing (Dipterocarpus sp.), dan kayu ulin (Eusideroxylon zwageri).

Kawasan ini juga merupakan tempat tumbuhan obat-obatan yang sudah turun temurun dimanfaatkan oleh masyarakat, seperti ambong-ambong (Blumea balsamifera), akar ara (Ficus sp), asam kandis (Garania sp), asam tekala (Alpinia sp), aur-aur (Aneilema scaberrimun), bangelai (Zingiber purpureum), bawang gilang (Eleutherine americana), gambir (Uncaria gambir), kayu lawang (Cinnamomum sp), kunyit kuning (Curcuma domestica), kunyit putih (C. Zedoaria), nilam (Pogostemon cablin), dan pasak bumi (Eurycoma longifolia).

Fauna
Mamalia : Antara lain siamang (Hylobates muelleri), bekantan (Nasalis larvatus), orangutan (Pongo pygmaeus), kera ekor panjang (Macaca fascicularis), tupai (Callosciurus notatus, C. Prevostii), tupai raksasa (Ratufa affinis). beruang madu (Helarctos malayanus), dan macan dahan (Neofelis nebulosa),

Burung
Antara lain bekakak (Pelargopsis capensis), enggang gading (Rhinoplax vigil), rangkong (Buceros rhinoceros), Hirundi rustica, burung ruai (Argusianus argus), dan bangau susu (Ciconia starmii), gracula religiosa (Butorides striatus), elang bondol (Haliastur indus), Treron fulvicollis, Ducula aenea, Loricus galgulus, Psittacula longicauda, Centropus sinensis, collocalias esculenta, Rhaphidura leucopygialis, dan Alcedo meninting.

Reptil
Antara lain buaya senyulong (Tomistoma schlegellii), dan buaya siam (Crocodylus siamensis),

Ikan Arwana (Sclerophages formosus)
Ikan
Kekayaan satwa yang terdapat di Danau Sentarum adalah jenis ikan. Sekitar 120 jenis, seperti ikan arwana (Sclerophages formosus), belida (Chitalia lopis), toman (Channa micropeltes), betutu (Oxyeleotris marmorata), jelawat (Leptobarbus hoeveni) dan ikan indah ulanguli (Botia macracanthus).

Wisata
Lokasi/obyek yang menarik untuk dikunjungi, yaitu :
1. Bukit Lanjak dan Nanga Kenelang ; Melihat panorama danau, bersampan dan pengamatan burung.
2. Bukit Tekenang; Kegiatan penelitian yang dilengkapi sarana laboratorium.

Disamping itu budaya masyarakat setempat merupakan salah satu daya tarik yang potensial yang dapat mendukung wisata alam di Taman Nasional Danau Sentarum. Rumah panjang (Betang) yang dihuni oleh suku setempat beragam besarnya, ada yang dihuni 5 sampai 8 kepala keluarga dan ada yang dihuni 15 sampai 30 kepala keluarga. Rumah panjang yang dihuni 15-30 kepala keluarga, mempunyai panjang 186 meter dan lebar 6 meter. Ini merupakan potensi wisata budaya yang cukup menarik, karena akan melihat kerukunan, kepolosan dan keramahtamahan suku tersebut dalam suatu rumah, dan biasanya wisatawan yang melihat rumah panjang tersebut akan disuguhi tarian Dayak.

Taman Nasional Danau Sentarum
Cara pencapaian lokasi
1. Pontianak-Sintang-Semitau ; menggunakan kendaraan roda empat sekitar 11 jam, atau
2. Sintang-Semitau ; menggunakan longboat (bandong) ditempuh sekitar tujuh jam.
3. Dari Semitau ke lokasi menggunakan perahu motor jurusan Lanjak.
4. Pontianak-Putussibau ; perjalanan dengan pesawat terbang selama kurang lebih dua jam dan,
5. Putussibau ke Nanga Suhaid ; menggunakan longboat sekitar tujuh jam.

Pengelolaan
Taman Nasional Danau Sentarum dikelola oleh Balai Konservasi Sumberdaya Alam Kalimantan Barat, sebagai Unit Pelaksana Teknis Direktorat Jenderal Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam, Departemen Kehutanan

Alamat Pengelola Kantor
Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kalimantan Barat
Jl. Abdurahman Saleh No. 33 Pontianak, Kalimantan Barat
Telp. / Fax. : (0561) 734613

Sumber : Kementerian Kehutanan RI

No comments:

Post a Comment

Flag Counter