Home » , , , » Legian Street, Kuta - Bali

Legian Street, Kuta - Bali

LEGIAN STREET, KUTA - BALI
Pulau Bali adalah pusat utama aktifitas pariwisata Indonesia. Di pulau inilah barometer pariwisata nusantara bisa terlihat. Animo wisatawan mancanegara dan domestic mengalir dan memenuhi seluruh pusat-pusat wisata di Pulau Dewata, sebagai wujud dari besarnya minat banyak orang untuk ke Pulau Bali.
 
Pantai Kuta seakan menjadi tujuan awal kunjungan setelah menginjakkan kaki di Pulau Bali. Pantai Kuta merupakan sebuah tepi lautan berpasir yang berada di sisi barat sebuah kawasan bisnis di Kab, Badung. Kawasan bisnis tersebutlah yang menjadi sentra aktifitas wisatawan di Pulau Bali. Segala bentuk dan jenis penunjang pariwisata, ada di kawasan ini, restoran ,café, bar, night club, hotel, penginapan, centra butik, SPA dan pusat perbelanjaan lainnya. Kawasan inilah yang dikenal dengan nama Legian.

 Lokasi Jalan Legian, Kuta

Legian dan Pantai Kuta merupakan dua kawasan yang tidak bisa terpisahkan dan saling terhubung. Untuk bisa sampai ke Pantai kuta, tentunya, pasti melewati kawasan Legian. Kedua tempat ini adalah pusat kunjungan banyak orang. Setiap harinya Ribuan manusia akan beraktifas di kedua kawasan ini.
Suasana Jalan Legian, Kuta
Legian merupakan nama sebuah jalan yang terletak berdampingan dengan Pantai Kuta dan sebuah kawasan bisnis yang sangat elit, yang bernama Seminyak. Jalan Legian merupakan pusat bisnis dan berkumpulnya para wisatawan. Semua kebutuhan hiburan wisatawan sudah lengkap ada di Legian. Sarana akomodasi dan hiburan mendominasi aktifitas bisnis di Legian Street.
Berada di legian, kita serasa berada bukan di Indonesia. Sepanjang jalan hanya dipenuhi oleh Bule-bule yang lalu lalang dan berbusana santai ditengah kepadatan salah satu nadi pariwisata di Pulau Bali itu. Centra-centra shoping berderet disepanjang jalur jalan Legian. Tampilannya pun menyesuaikan dengan visual ala barat dan memang terlihat layaknya tempat shoping di eropa.
Suasana Jalan Legian, Kuta
Tidak sulit untuk mengkases kawasan ini. Jalur lalu lintas yang menuju ke Bandara Ngurah Rai dari arah Denpasar pasti akan bersinggungan dengan kawasan Legian. Begitu juga para pengunjung Pantai Kuta yang harus melalui dulu Jalan Legian sebelum sampai ke gerbang Pantai Kuta.
Pemandangan berbeda akan dijumpai dikawasan Legian. Lalu lalang turis mewarnai setiap sudut jalan. Baik yang berbusana tertutup atau sedikit terbuka, mereka begitu nyaman berkeliling di tengah padat lalu lintas dan keramaian orang-orang.
Kawasan Jalan Legian, Kuta
Menyusuri kawasan jalan Legian lebih nyaman dengan berjalan kaki. Setiap sisi jalan merupakan jejeran shop seperti butik, restoran ataupun café. Penataan kawasan ini layaknya penataan gaya barat dengan tampilan terbuka dan elegan. Semua toko yang berada di jejeran depan Jalan Legian, mematok harga untuk ukuran Wisatawan. Harga-harga yang tertera biasanya memakai standar US $. 
Beberapa sudut di kawasan Legian memperlihatkan ekterior bergaya modern dengan desain bangunan yang elok dipandang. Berada dikawasan ini, kita akan terpesona dengan jejeran bangunan elit dan mewah ditambah lagi dengan fashion dan style orang-orang yang berada didalamnya yang menujukkan kelas dan gengsi tempat tersebut.
Kawasan Jalan Legian, Kuta
Selayaknya berada di eropa ketika melihat tamu-tamu beberapa restoran yang didominasi oleh bule berambut pirang. Mereka dengan santainya menikmati suasana Legian dari beranda sebuah restoran. Dari arah jalan, terlihat pula beberapa pria bule berbadan kekar penuh tattoo di badannya sedang bergelak tawa ditemani beberapa botol minuman Guess. Semua terlihat nyaman serasa berada di negeri mereka sendiri.
Hard Rock Cafe Statue
Aktiftas wisatawanlah yang paling mendominasi di Jalan Legian dan Pantai Kuta. Suasana dan konsep penataan wilayah yang membuat para turis terlihat begitu leluasa di wilayah legian ini. Mereka dengan santai dan lepas berkeliling-keliling meski hanya berbusana minim. Lelaki bulenya juga berjalan tegap di trotoar, tak menggenakan baju, sambil meneguk minuman alcohol dan menyapa sana sini.
Bule di Jalan Legian, Kuta
Semuanya begitu mengalir dan seperti hal yang lumrah kita saksikan setiap hari disini. Serasa mereka berada ditempat yang tidak ditemukan di negaranya. Bagi orang lokal yang setiap harinya disini, pemandangan tersebut sudah menjadi lazim terlihat. Berbeda halnya dengan wisatawan domestik dari luar Pulau Bali yang akan geleng-geleng melihat begitu banyaknya bule, terlebih lagi busana minim ala ala pantai yang mereka kenakan.
Jalan Legian, Kuta
Para turis akan sibuk dengan urusannya masing-masing. Lingkungan baru, seakan mereka temukan disini. Jauh dari gangguan, dan bebas melakukan apa saja yang dinginkan. Kawasan legian seperti menjadi tempat bersenang-senang semua orang. Segala pemuas batin dipastikan ada di kompleks ini. Keberadaan ribuan wisatawan disini, telah menggerakkan perokonomian secara masiv. Sektor makro dan mikro bergerak beriringan. Warga lokal pun turut terlibat langsung dalam arus perputaran barang dan jasa di kawasan Jalan Legian ini. 
Jalan Legian, Kuta
Di kawasan Jalan Legian terdapat dua jalan yang cukup familiar di telinga wisatawan Bali yaitu Poppies Lane I dan Poppies Lane II. Kedua jalan inilah yang menjadi urat nadi aktiftas di kawasan Legian. Sebagian besar Penginapan, hotel, centra shoping, layanan jasa kebugaran, massage dll, berada di dua jalan ini. Dimanapun para turis berkeliling di seputaran Legian dan Pantai Kuta, pada akhirnya mereka akan kembali ke Jalan Poppies Lane, karena disitulah pusat penginapan yang banyak ditempati oleh wisatawan mancanegara dan domestik.
Konsentrasi wisatawan domestik biasanya berada di Jalan Poppies Lane II, dimana sepanjang jalur terdapat banyak pedagang oleh-oleh, cendamata, pakaian dan berbagai barang jajanan yang terjangkau harganya. Wisatawan domestik umumnya banyak yang menginap di Jalan Possies Lane II, selain harganya terjangkau antara, Rp. 150 K s.d 250 K per malam, juga dikarenakan pengunjung domestik lainnya banyak juga yang menginap di seputaran Poppies Lane II sehingga ada rasa kenyamanan sesama pengunjung domestik.
Coffe Shop di Legian, Kuta
Sebagian besar wisatawan yang mangkal di seputaran Legian ini adalah berasal dari Australia, Amerika, Asia, dan beberapa negara Eropa lainnya. Menurut pengakuan beberapa dari mereka, Legian dan Pantai Kuta sudah seperti rumah kedua. Khusunya turis dari Australia, setiap dua minggu sekali mereka akan menjadwalkan weekend di Legian dan Kuta. Demi kepuasan batin, mereka tidak perduli harus mengeluarkan budget besar untuk rutin berkunjung ke Pulau Bali.
Resort di Legian Street, Kuta
Di sisi barat jalan Legian yang berhadapan langsung dengan Pantai Kuta merupakan jalur yang terbilang paling elit. Jejejeran hotel, dan restoran high class berada di sepanjang jalan hingga ke pintu gerbang Pantai Kuta. Sangat padat aktifitas manusia di jalur jalan ini. Lajur satu arah kendaraan bercampur dengan lalu lalang manusia di kedua sisi jalan. Saat menjelang sore, kepadatan akan terlihat ketika ratusan orang akan mengarah ke Pantai Kuta untuk menyaksikan Sunset disana.
Hard Rock Cafe, Legian, Kuta
Tempat yang paling menarik perhatian pengunjung di jalur ini adalah Hard Rock Café Bali. Dengan brand yang sangat popular di seluruh dunia menjadikan nama dari tempat ini memiliki nilai gengsi tersendiri. Tidak heran jika lalu lalang orang-orang akan terhenti di depan logo ini untuk mengabadikan gambar berlatar Logo Hard Rock Café.
Hard Rock Cafe, Legian, Kuta
Beberapa simbol berupa logo Hard Rock Café dipajang pada beberapa sudut di sepanjang jalan, pada tempat yang terbuka. Para pejalan kaki denga mudahnya untuk berpose sesuka hati. Ada beberapa titik disepanjang jalan yang ditempatkan simbol Hard Rock Café pada sebuah patung papan selancar dan Monumen Gitar Besar. Suatu kebanggaan telah standing di depan monument gitar ini, yang menjadi pertanda bahwa anda telah berada di Kawasan Legian Street.
Hard Rock Cafe, Legian, Kuta
Legian tidak mengenal waktu, hingga malam tiba, kerumunan orang semakin bertambah di beberapa tempat-tempat hiburan malam. Suasana gemerlap malam dengan sahut sahutan music dari setiap Pubs dan Night Club serta kerlap kerlipnya cahaya blitz adalah panorama setiap malamnya di legian. Menyusuri malam di legian akan menguak dunia malam yang gelamour dan penuh dengan life style dan kesenangan batin. Orang-orang disini benar-benar hanya mencari kepuasan dan kesenangan.
Hard Rock Cafe, Legian, Kuta
Meksipun bukan tempat kunjungan wisata dan hanya sebuah jalan, namun keberadaan Jalan Legian menjadi jantung aktiftas wisatawan di Pulau Dewata. Barometer pariwisata Pulau Dewata sangat ditentukan dari tempat ini, mengingat legian merupakan pintu masuk pertama wisatawan setelah mendarat di Pulau Bali. Semoga Tulisan ini menambah wawasan kita tentang Pariwisata Pulau Dewata..The Spirit Of Bali…!!! Legian Street..!!! 
Legian Street, Kuta - Bali

Penulis : Muhammad Dagri Nizar
Baca Juga :


Kerajinan Perak Celuk The Monkey Forest Nusa Dua
Pura Puseh Batuan Arjuna Krishna Tanah Lot
Garuda Wisnu Kencana Pura Luhur Uluwatu Monumen Bom Bali
Bedugul Legian Pantai Pandawa
Istana Tampak Siring Tirta Empul Pantai Sanur
Kintamani Resort Pantai Kuta Gunung Agung

No comments:

Post a Comment

Flag Counter