Showing posts with label Pariwisata. Show all posts
Showing posts with label Pariwisata. Show all posts

Danau Biru...Pesona Telaga di Tebing Pesisir...Kolaka Utara - Sulawesi Tenggara

PESONA TELAGA DI TEBING PESISIR
D A N A U   B I R U
KOLAKA UTARA - SULAWESI TENGGARA

Pariwisata Dunia, Pariwisata Indonesia, Pariwisata Sulawesi Tenggara, Pariwisata Kolaka Utara, Pariwisata Bali, Pariwisata Jogja, Pariwisata Lombok, Danau Toba
Kabupaten Kolaka Utara memiliki garis pantai yang mendominasi wilayahnya. Sebagian besar wilayahnya adalaj jejeran pegunungan yang menjulang tinggi. Disebelah barat Kolaka utara merupakan wilayah pesisir yang berhadapan dengan teluk bone. Banyak potensi wisata yang sedang dikembangkan di daerah ini. Sejak menjadi daerah otonom. Beberapa objek wisata mulai dipoles dan dipromosikan ke masyarakat luas. 

...Malam Panjang... di Simpang Lima - Semarang, Jawa Tengah

...Malam Panjang... di "SIMPANG LIMA"
SEMARANG - JAWA TENGAH

Semarang - Jawa Tengah, Tempat-tempat wisata di Indonesia menyuguhkan aneka hiburan dan kegembiraan untuk dikunjungi. Beberapa tempat kunjungan wisata dan pusat hiburan masyarakat, dimiliki oleh semua daerah di negeri ini. Masing-masing memiliki kelebihan dan keunikan tersendiri. Aktifitas kesibukan masyarakat tentunya membutuhkan sarana untuk refreshing dan melepas penat, terlebih lagi yang lokasinya tidak begitu jauh dari pusat keramaian.
 
Jawa Tengah merupakan salah satu daerah dengan populasi penduduk terbanyak di Indonesia. Banyak tempat-tempat menarik yang bernuansa wisata dan sejarah di Provinsi ini, salah satunya di Ibu Kotanya yaitu Kota Semarang. Kota ini terletak dibagian utara Jawa Tengah yang berhadapan dengan laut jawa. Kota yang berpenduduk sekitar 1,5 Juta jiwa ini, kian hari semakin melesat dengan pembangunannya. Sebagai Kota industri, Semarang menjadi tujuan akhir dari lalu lintas manusia dari berbagai penjuru Jawa Tengah.

Film Travelling

VIDEO TRAVELLING :
Candi Borobudur
Candi Prambanan
Candi Mendut
Candi Ratu Boko
Kaliurang Merapi
Monumen Jogja Kembali
Gembira Loka Zoo
Kota Gede
Pantai Parang Teritis
Tugu Mangkubumi Jogja
Jalan Malioboro

Candi Ratu Boko - Jogjakarta

CANDI RATU BOKO
JOGJAKARTA


Negeri beribu candi itulah sebutan untuk Jogjakarta. Jejak-jejak sejarah masa lalu begitu banyak diceritakan dari tanah kesultanan ini. Peradaban kala itu telah memberikan gambaran kebesaran masa lalu yang begitu agung. Dari peninggalannya, sudah terlihat rangkaian sejarah yang sudah ditorehkan para leluruh sebagai tonggak awal peradaban umat manusia kala itu hingga terbentuklah bangsa Indonesia. 

Dari arah selatan candi prambanan. Jauh di ujung bukit hamparan berbatu, berdiri tegaklah peninggalan yang memiliki ikatan legenda dengan kisah Candi Prambanan. Sebuah candi yang tidak bisa lepas dari rangkaian kejadian ribuan tahun lalu tentang wangsa yang berkuasa saat itu. Inilah Candi Ratu Boko, Jogjakarta.

Lokasi Candi Ratu Boko

Berdasarkan Prasasti Berangka Tahun 792 M, yang ditemukan di Candi Ratu Boko, menguak cerita bahwa Keraton Ratu Boko dibangun pada Abad ke 8 oleh Rakai Panangkaran dari Wangsa Syailendra. Ratu Boko terletak sekitar 3 km di selatan Candi Prambanan. Kawasan Ratu Boko yang berlokasi di atas sebuah bukit dengan ketinggian ± 195.97 m diatas permukaan laut. Situs Ratu Boko merupakan reruntuhan sebuah kerajaan. Konon, Menurut legenda situs tersebut merupakan istana ayah Roro Jongrang yaitu Ratu Boko. Keraton Ratu Boko yang menempati lahan yang cukup luas tersebut terdiri atas beberapa kelompok bangunan. Sebagian besar di antaranya saat ini hanya berupa reruntuhan.
Menaiki tangga menuju Pelataran Candi
Memasuki kompleks Candi Ratu Boko, perjalanan perlahan menanjak mengikuti jalur anak tangga yang tertata apik dengan beberapa petunjuk di sisinya. Kita seakan sedang menuju ke sebuah istana yang terletak diatas sana. Begitu teduh dengan kibasan pepohonan rimbun disekitar jalan anak tangga ini.
Pelataran Candi Ratu Boko
Hampir seluruh sisi jalan dipenuhi pengunjung yang semakin sore saat itu, semakin ramai saja. Jalan yang ditempuh pun seakan tidak jauh dirasakan, saking ramainya lalu lalang manusia. Sepertinya dari segala penjuru jogja berada disini. Kebanyakan mereka adalah muda-mudi yang ingin menutup harinya di candi diatas bukit ini.

Kompleks Candi Ratu Boko terlihat mewah dan elit. Penataan kawasan yang artistic dan elegan sehingga kita seperti berada di sebuah tempat wisata yang megah. Bangunan besar dan terkesan mewah sudah terlihat saat kami memasuki pintu masuk pengunjung. Sebuah hotel dan restoran menjadi penanda bahwa Candi Ratu Boko cukup istimewa. Seperti memasuki kawasan resort dimana hampir segala fasilitas penunjang terdapat disini. Taman-taman bunga dan air terjun buatan terdapat disisi jalan saat menaiki anak tangga. Beberapa fasilitas seperti kasebo, kamar mandi, mushola, tempat istirahat disediakan oleh pengelola. Semuanya sungguh memberikan kenyamanan bagi pengunjung Candi ini.
Taman Candi Ratu Boko
Menurut informasi, ditempat ini sering diadakan even-even besar sehingga menjadikan kompleks ini sangat berkembang. Fasilitas pendukung begitu elegan meskipun bangunan candi utama yang tidak begitu besar. Karena letaknyalah yang membuat kompleks ini ditata dengan tujuan komersial. Posisi candi berada diatas bukit yang berpemandangan indah yang dapat menjangkau hampir seluruh wilayah Jogjakarta. Karena itulah, dengan ikon Candi Ratu Boko, pihak pengelola menyulapnya menjadi kawasan wisata.
Pelataran depan Candi Ratu Boko
Semua area di pelataran ini merupakan spot gambar yang menarik dan indah. Perjalanan ke gerbang utama akan sesekali terhenti untuk mengabadikan gambar di beberapa sudut pelataran yang berlatarkan bentangan kompleks candi ratu boko. Terlihat para pengunjung berduyun duyun mendekati dua candi utama yang menyerupai pintu gerbang.
Tangga menuju Gerbang Pertama
Kompleks Candi Ratu Boko terdiri dari dua Gerbang. Kedua gerbang ini terletak di tempat yang cukup tinggi. Pengunjung harus berjalan sekitar 150 Meter dengan jalan menaiki anak tangga untuk sampai di Gerbang Pertama.
Pelataran Gerbang Utama Candi Ratu Boko
Antara gerbang pertama dan kedua diapit oleh sebuah pelataran sepanjang 15 Meter. Tatanan batu gunung sangat rapi tersusun di antara dua gerbang ini. Pelataran ini dibuat dari bebatuan datar yang tersusun rapi. Corak batunya menyatu dengan corak warna candi. Bangunan kuno yang berusia ribuan tahun ini masih terlihat elegan dengan banyak penataan namun tidak menghilangkan nuansa aslinya.
Gerbang Utama Candi Ratu Boko
Hanya Sekitar 15 Meter dari gerbang pertama akan terlihat gerbang dalam atau gerbang utama. Gerbang utama ini bebaris sejajar dengan gerbang luar. Terdapat 5 gapura yang dimana Gapura utama diantarai oleh dua gapura di setiap sisinya.
Candi Ratu Boko
Setelah sampai di tengah gapura utama, Tampaklah kemegahan Bangunan Utama Candi Ratu Boko. Kita seakan sedang berada diatas puncak sebuah bukit dengan pemandangan lepas. Menatap kearah barat, terlihat wilayah Jogjakarta, tampak juga dari ujung barat laut Gunung Merapi. Gerbang ini melambangkan selamat datang kepada para tamu dan pengunjung di Kompleks Ratu Boko, meskipun didepan sana hanya tanah lapang kosong yang tidak terdapat bangunan besar. Konon dahulunya dikompleks ini, terdapat banyak candi-candi, namun ribuan tahun telah berlalu, kini hanya tinggal puing-puing yang tersisa.
Beranda Gerbang Utama
Berada di Gerbang utama, perjalanan masa seakan membawa kita ke ribuan tahun silam, saat tempat ini begitu sibuk dengan aktifitas ritual dan kegiatan spiritual para leluhur. Sisa peninggalan candi seakan menggambarkan kehebatan para pendahulu yang sudah mengukirkan karya yang luar biasa.
Candi Ratu Boko
Begitu artistic dan penuh dengan makna. Dua gerbang ini menjadi lambang utama dari Kompleks candi ratu boko. Letak Gerbang Utama ini begitu megah berdiri tepat didepan tanah lapang yang sangat luas. Kebanyakan orang terlihat duduk bersantai diatas rerumputan halus di tanah lapang ini..
Tanah Lapang di Pelataran Depan Candi Ratu Boko
Kompleks Candi Ratu Boko sebagian besar adalah pelataran dan lapangan. Bangunan candi yang tersisa hanya dua buah gerbang yang juga menjadi ikon tempat ini. Selain itu, hanya akan ditemukan sisa peninggalan candi yang tersebar diseluruh area. Peninggalan tersebut antara lain Paseban (tempat menghadap raja), Pendapa (dinding batu), Keputren (tempat tinggal para putri), Goa (Gua Lanang dan Gua Wadon (gua lelaki dan perempuan). Selain itu masih ada juga beberapa bangunan candi-candi kecil yang digunakan untuk memuja dewa. Letaknya cukup jauh dari gerbang utama sehingga tidak banyak pengunjung yang dapat menjangkau kesana.
Sunset di Candi Ratu Boko
Semakin petang, penunjung semakin ramai berdatangan. Karena letaknya yang berada diatas puncak bukit membuat setiap orang sangat leluasa memandang jauh. Posisi gerbang depan dan gerbang utama yang sejajar membuat pandangan kearah matahari terbenam tepat melalui dua gapura di tiap gerbang. Apakah suatu kebetulan…?? Tapi konon menurut cerita, penentuan titik kedua gerbang ini didasarkan atas posisi lurus pada saat matahari akan terbenam. Konon, saat matahari akan terbenam, para leluruh melalukan ritual pemujaan.
Sunset di Candi Ratu Boko
Hari pun beranjak petang. Mentari senja kian memancarkan pesona cahayanya. Rona lembayung  mewarnai diseluruh ufuk barat. Sinarnya tepat melintas di tengah gapura utama. Terlihat.., gerbang ini seakan bercahaya tepat ditengahnya. Sungguh sebuah perpaduan panorama alam dan kemegahan peninggalan sejarah. Berpadu, membentuk keselarasan yang penuh makna. Wonderful Jogjakarta….Ratu Boko Temple…!!! 

Pantai Kuta - Bali

PANTAI KUTA BALI

 
Sebagai salah satu Negara kepulauan terbesar di dunia, potensi lautan dan pesisir pantai, menjadi andalan yang terus dikembangkan, utamanya di sektor pariwisata. Potensi pariwisata pantai di Indonesia sudah tidak bisa diragukan lagi. Bentangan pasir putih yang lembut dengan riak gelombang yang bergemuruh menjadi ketetarikan siapapun untuk datang menikmatinya.  
Pariwisata Indonesia sudah dikenal luas hingga ke mancanegara. Beberapa daerah begitu mendominasi kekuatan parisiwata indonesia yang sejak dulu hingga kini terus dibanjiri pengunjung. Daerah-daerah tersebut memiliki nama dan gengsi bagi siapapun yang akan dan hendak kesana. Salah satu daerah yang menjadi pilar pariwisata indonesia adalah Pulau Bali.

Lokasi Pantai Kuta

Pulau Bali dengan sejuta pesonanya telah mendapat pengakuan dunia internasional sebagai salah satu kawasan wisata terbaik di planet bumi ini. Tidak ada yang meragukan keindahan alam Pulau Bali. Sejak dulu hingga kini Pulau Bali sudah menjadi ikon pariwisata Indonesia yang telah mampu menghipnotis berjuta orang untuk terus bertandang ke pulau dewata ini.
Pantai Kuta Bali
Mendengar nama Pulau Bali, yang terbesit dipikiran kita adalah pantai pasir putih yang indah dan dipenuhi ribuan wisatawan dari segala penjuru dunia. Sontak, nama yang sangat familiar disebut ketika mendengar Bali yaitu Pantai Kuta. Mengapa Pantai Kuta…??? Karena di Pantai inilah cerminan Pulau Bali sesungguhnya. Atmosfer pariwisata Pulau Dewata sangat ditentukan dari Pantai Kuta.
Gerbang Pantai Kuta
Pantai Kuta adalah sebuah tempat pariwisata yang terletak Kecamatan Kuta, Kabupaten. Badung, Bali, Indonesia. Daerah ini merupakan sebuah tujuan wisata turis mancanegara dan telah menjadi objek wisata andalan Pulau Bali. Nama Pantai Kuta sangat identik dengan pariwisata di Bali. Meskipun anda telah mengelilingi seluruh tempat wisata di Pulau Bali, namun tidak sah rasanya jika tidak menyambangi Pantai Kuta.
Gerbang Pantai Kuta
Sebelum menjadi objek wisata seperti saat ini, Kuta merupakan sebuah pelabuhan dagang. Adalah Mads Lange seorang pedagang Denmark yang pada abad Ke-19 yang datang ke Bali dan mendirikan basis perdagangan di Kuta. Dalam buku yang berjudul “Praise to Kuta" yang diterbitkan oleh Hugh Mahbett, telah memberikan inspirasi banyak orang untuk segera membangun fasilitas wisata. Dalam buku tersebut, berisi ajakan sebagai langkah antisipasi ledakan wisatawan yang berkunjung ke Pulau Bali.
Gerbang Pantai Kuta
Cukup mudah untuk mencapai Pantai Kuta. Hanya kurang dari 15 Menit dari Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai, pengunjung sudah akan tiba di kawasan wisata terpadat di Pulau Bali ini. Sebelum mencapai Pantai Kuta, akan dilalui dulu kawasan legian yang terkenal dengan kepadatan aktifitas wisatawan.
Kendaraan pengunjung akan mulai melambat seiring aktiftas wisatawan yang memenuhi ruas dan sisi jalan. Jejeran toko, restaurant, café, bar berderet elok dan elit di sepanjang sisi trotoar. Semakin mendekati pantai, akan semakin ramai saja lalu lalang dan kesibukan orang-orang. Kerumunan Bule-bule diberbagai sudut yang berbusana minimalis menjadi pembeda, yang semakin menegaskan posisi dan gengsi Pantai Kuta Bali.
Kawasan Pantai Kuta yang terus dipadati ribuan manusia setiap harinya, membuat seluruh kendaraan / Bis umum, wajib menurunkan rombongannya di area Central Park yang memang diperuntukkan kepada kendaraan pengunjung Pantai Kuta dan kawasan legian. Dari central parking, dibutuhkan waktu sekitar 5 menit saja dengan menaiki jasa suttle yaitu kendaraan mini untuk menuju ke Pantai Kuta. Disepanjang jalan, pandangan akan dimanjakan oleh gemerlap suasana dan nuansa kota. Keramaian para pelancong memenuhi seluruh ruas jalan. Selang berapa lama, Terlihat kejauhan dari arah pantai, sebuah gerbang besar yang bertuliskan "Pantai Kuta".
Gerbang Pantai Kuta
Ikon utama pantai Kuta adalah sebuah tulisan yang terletak di Gapura selatan pantai ini. Tulisan ini seakan menandakan anda sudah memasuki Pantai Kuta Bali. Tulisan dalam bingkai inilah yang memiliki nilai gengsi tersendiri bagi siapapun yang berpose didepannya. Ada makna dan kebanggan tersendiri yang menjadi bukti bahwa anda sudah menginjakkan kaki di Pulau Bali.
Bentangan Pasir Pantai Kuta
Inilah Pantai Kuta yang banyak diceritakan orang tentang keindahan panorama alamnya. Sebuah tampilan panorama pesisir pantai dengan pandangan birunya laut tersaji disepanjang mata memandang. Keriuhan terdengar dari seluruh sisi pantai. Orang-orang sedang dalam kegembiraannya masing-masing. Dari arah laut sampai ke daratan, suasana riang lah yang tampak. Orang-orang begitu senangnya berlari-lari diatas kehangatan pasir pantai yang cukup hangat saat itu. Nama Pantai Kuta begitu melekat ditelinga orang sehingga mendaulatnya sebagai Ikon pulau bali.
Pemandangan Pantai Kuta
Pantai Kuta memiliki bentangan sejauh 5 Km. Hamparan pasir putih memenuhi seluruh permukaan pantai. Sepertinya tidak ada kelengangan suasana di pantai ini. Setiap orang sibuk dengan kegembiraannya masing-masing. Beberapa turis sedang terlentang dan berbusana pantai. Mereka sedang berjemur, menghadap teriknya mentari. Beberapa lainnya sedang bercanda ria dibawah teduhnya kasebo yang ratusan jumlahnya.
Sembari memandang kelutan lepas. Sesekali akan tampak di angkasa, pesawat udara yang baru saja lepas landas atau akan mengatur posisi untuk mendarat. Dari arah selatan pantai kuta terlihat samar landasan pacu Bandara Ngurah Rai. Cukup dekat memang jarak antara Bandara dan Pantai Kuta, sehingga lalu lalang pesawat terlihat jelas, sambil duduk bersantai diatas pasir ini.
Berkeliling di Pantai Kuta
Sejak pagi hingga malam, ratusan bahkan ribuan orang beterbaran di seluruh sisi pantai kuta ini. Mengunjungi Pantai Kuta bisa dikatakan Wajib hukumnya saat berada di Pulau Dewata. Nama Pantai Kuta sangat identik dengan pulau bali. Bagi pengunjung yang baru pertama kali ke Pulau Bali, nama tempat yang ingin dikunjunginya pertama, pastilah Pantai Kuta.
Tidak mesti dengan tujuan berenang untuk ke tempat ini. Sebagian besar pengunjung banyak yang hanya berkeliling dan melihat lihat lebih detail seluruh sisi pantai kuta. Sejak masuk dari pintu gerbang rasa penasaran akan terus bertambah seiring langkah kaki yang terus menyusuri seluruh sisi pantai
Bukan Bali rasanya tanpa tampilan eksotik. Sepanjang menyusuri Pantai Kuta, janganlah kaget atau ngiler melihat bule-bule yang berbusana minin dan seksi dengan mengenakan bikini. Sudah begitulah pemandangan setiap saatnya disini. Mereka pun tidak begitu risih, karena dalam benaknya adalah mengenakan busana yang tepat di tempatnya yaitu pantai.
Pemandangan busana pantai akan telihat disepanjang menyusuri Pantai Kuta. Saat siang hari, para turis akan berderet terlentang dengan pengalas kain. Mereka ingin merasakan hangatnya mentari tropis yang tentunya berbeda dengan di negara asalnya.
Keramaian di Pantai Kuta
Inilah sesungguhnya daya pikat dari Pantai Kuta ini, yang mampu membuat ketertarikan orang untuk berbondong-bondong memenuhi sisi pantai. Hampir diseluruh penjuru pantai dipenuhi oleh manusia. Melihat suasana keramaian seperti ini, sepertinya sudah cukup untuk memenuhi hasrat dan kepuasan mereka. Setiap menjelang sore, orang-orang akan datang untuk melihat dengan jelas proses pergantian hari, dimana tepat kearah depan matahari akan perlahan lenyap dari pandangan,
Merupakan kepuasan batin tentunya bagi semua orang yang menghabiskan sorenya dengan lepas bebas di pijakan pasir ini. Berkejar-kejaran di pasir, membuat istana pasir, berpose dari segala arah, bercengkrama dan tertawa lepas atau bercebur di laut, adalah pemandangan yang tiap saat bisa kita saksikan ditempat ini.
Deburan Ombak di Pantai Kuta
Gemuruh ombak saling berkejaran menuju tepi pantai. Pasir pantai pun tersapu oleh gelombang tipis yang terus menderu. Bak untaian kapas, putih dan membentang lalu merangsek mendekat ketepian. Langit dan lautan pun seperti bersatu dalam rona membiru. Hempasan angin silih berganti merapat ketepian dan mengibas-ngibaskan pepohonan. Beberapa orang terlihat menyisir sapuan ombak. Tak perduli terhempas air dan membasahi pakaiannya, yang dibenaknya adalah merasakan langsung suasana Pantai Kuta Bali.
Menyusuri Tepi Pantai Kuta
Beberapa lagu dan puisi telah tercipta sebagai penggambaran keidahan dan suasana romantic saat berada di sini. Sulit digambarkan dengan kata-kata untuk panorama yang memukai di Pantai Kuta Bali. Suasana tepi laut begitu memanjakan siapapun yang telah menginjakkan kaki di kelembutan pasirnya.
Pantai Kuta is The Heart Of Bali. Itulah julukan yang tepat untuk bentangan pasir di sisi barat Kabupaten badung ini. Ia menupakan jantung dan nadi pariwisata Bali. Keberadaannya di wilayah pusat aktifitas wisatawan legian merupakan barometer pariwisata di negeri beribu pura ini. Dengan kebesaran nama menjadikan segala sesuatu yang berada di kawasan kuta dan legian menjadi lebih bergengsi dan bernilai ekonomis dan produktif.
Aktiftas masyarakat sangat besar dipengaruhi oleh intensitas wisatawan di kawasan kuta. Di sepanjang pantai kuta, banyak warga lkcal yang memanfaatkan kehadiran banyak orang ini dengan berdagang dan menawarkan jasa pijat atau massage. Beberapa ibu-ibu dengan mengenakan busana lokal akan berkeliling menawarkan jasa pijat tradisional kepada siapapun pengunjung baik domestik maupun mancanegara. Dibeberapa kasebo juga akan terlihat pemuda berbadan atletis yang merupakan instruktur surfing. Mereka siap menjadi pemandu bagi siapapun yang ingin mencoba berselancar di gulungan ombak Pantai Kuta.
Saat Senja di Pantai Kuta
Sungguh damai kurasakan saat itu, melihat jauh lautan yang berhujung kemerahan oleh bias mentari senja. Begitu tenangnya dikala sore itu. Di waktu menjelang malam merupakan saaat yang paling romantis. Terlihat muda-mudi dengan pasangannya berjalan bergandengan menyisir tepi laut. Sesekali ombak tipis memencik dan membasahi kaki mereka. Rona gelap mulai terasa saat mentari sudah lenyap beberapa saat lalu.

Pantai Kuta Bali akan terus memberikan kesan mendalam yang penuh arti bagi semua orang yang telah merasakan keriuhannya. Pantai Kuta sebagai jantung pariwisata Pulau Bali memberikan sebuah catatan bermakna di benak setiap orang yang telah berpijak di kehangatan pasirnya. Gemuruh ombak, desiran angin, keramaian ratusan orang dari segala penjuru dunia akan menjadi memori yang tak terlupakan dihati semua orang yang telah berkunjung di tempat ini. Semoga Tulisan ini bermanfaat…The Heart Of Bali…..Kuta Beach..!!!
Pantai Kuta Bali

Penulis : Muhammad Dagri Nizar
Baca Juga :


Kerajinan Perak Celuk The Monkey Forest Nusa Dua
Pura Puseh Batuan Arjuna Krishna Tanah Lot
Garuda Wisnu Kencana Pura Luhur Uluwatu Monumen Bom Bali
Bedugul Legian Pantai Pandawa
Istana Tampak Siring Tirta Empul Pantai Sanur
Kintamani Resort Pantai Kuta Gunung Agung

Pantai Pandawa - Bali

PANTAI PANDAWA 
BADUNG - BALI

Panorama alam Pulau Bali telah diakui sejagad raya. Pegunungan dan pantainya menjadi daya tarik yang mampu menarik animo wisatawan dari berbagai penjuru. Pesona Pulau Dewata menjadikannya sebagai gerbang pariwisata Indonesia. Pusat-pusat pariwisata di Pulau Bali sebagian besar berada di Kabupaten Badung, dimana daerah ini berada di wilayah paling selatan Pulau Bali. Nusa Dua, GWK, Pantai Uluwatu, Pantai Kuta dan Bandar Udara Ngurah Rai, semuanya berada di Kab. Badung. Jadi bisa dibayangkan, betapa sibuknya aktiftas pariwisata di daerah itu.
Tebing Pantai Pandawa - Bali
Salah satu tempat wisata yang belakangan mulai populer yaitu, Pantai Pandawa. Bertitel nama pantai yang punya nilai hostoris, pantai ini telah menjadi destinasi yang wajib dikunjungi oleh para pelancong. Meskipun belum sefamiliar Pantai Tanah Lot dan Pantai Uluwatu, namun perlahan Pantai Pandawa telah disejajarkan sebagai tempat kunjungan seperti halnya spot-spot wisata unggulan di Pulau Bali.

Lokasi Pantai Pandawa

Kawasan Pantai Pandawa terletak di Desa Kutuh, Kecamatan Kuta Selatan, Kab. Badung. Lokasinya berada di balik tebing dan bukit. Dahulunya pantai ini tersembunyi di balik jejeran tebing dan hanya dapat diakses melalui jalur laut. Belakangan, dengan sentuhan investasi dan teknologi, kawasan yang dahulunya pantai tebing batu, disulap menjadi pusat kunjungan wisata pantai yang menyajikan pemandangan berbeda dengan pantai lainya di Pulau Dewata.
Tebing Pantai Pandawa - Bali
Untuk mencapai Pantai Pandawa, hanya dibutuhkan waktu sekitar 40 menit saja dari Bandar Udara Ngurah Rai. Sepanjang perjalanan akan melewati jalur lalu lintas yang sangat sibuk di selatan Kabupaten Badung yang memang banyak berpusat di wilayah ini.
Jejeran tebing setinggi 8 meter sebagai pertanda, anda telah memasuki kawasan Pantai Pandawa. Dahulunya tebing ini membentang luas menutupi akses ke tepi laut, namun kini, tebing-tebing tersebut dibelah dan dibentuklah jalan untuk sampai ke lokasi pantai.
Sebuah jejeran huruf yang bertuliskan “PANTAI PANDAWA” yang menempel di salah satu tebing menjadi ikon dan pertanda "Selamat Datang" bagi semua pengunjung.
Pemandangan Pantai Pandawa - Bali
Dari tempat ini terlihatlah keelokan Pantai Pandawa. Sebuah pantai yang mengahadap bebas ke Lautan Hindia. Tepian pasir yang luas membentang dipermukaan tebing yang berbatasan dengan lautan lepas. Kawasan Pantai Pandawa berbatasan dengan tebing dan bukit yang menjulang sehingga pemandangan pantai dan lautan akan terlihat elok saat berada dari bawah tebing
Pemandangan Pantai Pandawa - Bali
Tempat ini berada di sebuah ketinggian yang berhadapan dengan bentangan pasir Pantai Pandawa. Sebuah kawasan pesisir yang dahulunya terhalau oleh barisan tebing dan bukit yang kini telah dipoles menjadi kawasan wisata unggulan. Jalur jalan aspal berkelok kelok akan menuntun kendaran pengunjung ke area parkir di bawah yang dapat menampung ratusan kendaraan.
Patung Tokoh Mahabharata di Pantai Pandawa
Sebelum menuruni jalan menuju pelataran parkir, pada sisi tebing sebelah kiri, terpampang patung para tokoh Kisah Mahabharata yang sangat legendaris itu. Patung-patung ini menjadi simbol yang memberi kekuatan makna dari nama pantai ini. Pandawa merupakan 5 bersaudara yang menjadi tokoh utama dalam kisah tersebut yang diceritakan berseteru dengan Kurawa yang masih satu ikatan darah.
Patung Tokoh Mahabharata di Pantai Pandawa
Patung 5 Pandawa yaitu Yudistira, Bima, Arjuna, Nakula dan Sadhewa serta Ibunya Patung Dewi Kunti, tegak berdiri sebagai pertanda "Welcome to Pandawa Beach". Keenam patung tokoh kisah Mahabharata ini seakan membawa kita kemasa ribuan tahun lalu, ketika kisah tersebut terjadi. Sebuah legenda yang banyak memberikan makna dan filosofi kehidupan dan banyak diadopsi dalam tatanan kehidupan masyarakat Indonesia khusunya Pulau Bali dan Pulau Jawa
Pelataran Pantai Pandawa - Bali
Ribuan orang akan berkumpul setiap harinya, terutama saat akhir pekan di kawasan pantai seluas 10 Ha ini. Dari ujung tebing sampai ke tepi laut lalu lalang manusia tidak terhitung jumlahnya. Mereka terlihat larut dengan kegembiraannya masing-masing. Sejak pagi hingga petang, keramaian terus mewarnai tempat ini.
Bersantai di Kasebo Pantai Pandawa
Puluhan kasebo dan tempat istirahat tertata rapi menghadap ke keramaian orang di tepi pantai. Beberapa kedai dan warung makan terlihat sibuk melayani pesanan. Aneka makanan dan minuman disediakan baik makanan lokal maupun menu mancanegara. Para turis pun terlihat menyambangi beberapa Kedai coffe dan Bar untuk bersantai setelah bermain digulungan ombak Pantai Pandawa.
Bentangan Pasir Pantai Pandawa - Bali
Bentangan pasir putih semakin terlihat jelas ketika langkah kaki mendekati pantai. Iring-iringan orang melangkah perlahan mendekati tepian. Terpaan tipis angin laut terasa mendinginkan raga setelah berjalan cukup jauh dari pelataran parkir.
Tidak jauh dari tepi pantai akan dijumpai puluhan perahu karet dan kano yang bisa disewa oleh pengunjung. Pengunjung yang tertarik dapat langsung menyewanya dengan tariff yang telah ditentukan.
Terlihat suasana keramaian orang-orang yang lepas kegirangan diatas lautan pasir putih yang lembut ini. Suasana ini sangat menghanyutkan dan membuat orang sejenak melupakan beban rutinitasnya. Memandang birunya lautan diatas lembutnya pasir putih tentunya akan menenangkan jiwa dan perasaan.
Pantai Pandawa - Bali
Petugas penjaga pantai akan memantau aktifitas pengunjung yang berada di laut, baik itu berenang ataupun bermain kano. Beberapa tanda untuk membatasi area terlarang terpasang di jalar puluhan meter dari bibir pantai. Ini untuk membatasi aktifitas pengunjung untuk tidak keluar area. Posisi Pantai Pandawa yang menghadap laut lepas sangat rentan dengan terjadinya gelombang dan badai dikondisi-kondisi tertentu.
Menyusuri Pasir Pantai Pandawa - Bali
Berpijak perlahan menyusuri lautan pasir sungguh sangat menyenangkan, apalagi tak beralas kaki. Akan berbeda rasanya berjalan dengan hanya beralaskan telapak kaki. Kehangatan dan kelembutan memberi kesan telah berada di pesisir pantai. Orang-orang begitu kegirangan dan tertawa lepas berpose sesuka hati dengan latar pantai dan warna merah selaras kasebo.
Pantai Pandawa - Bali
Disepanjang hari, keramaian semakin saja bertambah. Dari berbagai penjuru wilayah di Indonesia dan mancanegara membaur dalam keriuhan suasana di ujung selatan Pulau Dewata ini. Tidak hanya untuk berenang orang-orang datang ke tempat ini. Melihat lautan yang membiru serta gemuruh riak gelombang, rasanya sudah cukup untuk memuaskan batin mereka
Pantai Pandawa - Bali
Pantai Pandawa miliki bentangan garis pantai sejauh 3 Km. posisinya berhadapan dengan lautan lepas. Meskipun demikian, kondisi lautnya layak untuk berenang dan beraktiftas di laut. Ombak dan arusnya pun cukup bersahabat sehingga orang-orang begitu nyaman bercebur dan berendam. Namun pada kondisi tertentu seperti pada puncak angin timur dan angin barat, pihak pengelola akan melarang aktifitas pengunjung di laut karena dampak gelombang akan sangat beresiko bagi keselamatan.
Pantai Pandawa - Bali
Pengunjung sangat leluasa bergerak bebas dan menyisir seluruh sisi permukaan pasir ini. Terus berjalan seperti tak berhujung. Begitu luasnya, sehingga sulit untuk mencapai semua tempat. Melihat kejauhan hanya terlihat hamparan pasir putih dan keramaian pengunjung yang kian berdatangan terlebih lagi saat memasuki senja. Disaat itulah pemandangan lautan akan terlihat elok saat langit dan lautan berubah jingga dan perlahan memasuki gelap.
Pantai Pandawa - Bali
Cukup melelahkan juga berkeliling dan menjamah luasnya lautan pasir putih ini. Namun pemandangan yang eksotik sontak melenyapkan lelah yang kian terasa di tengah hawa laut yang sejuk pekat saat itu. Di tempat ini adalah ujung paling selatan Pulau Bali yang merupakan pembatas daratan dan Samudera Hindia yang luas membentang.
Pantai Pandawa - Bali
Kalau hanya mencari suasana Pantai, di negeri ini terbentang ribuan kilometer pantai yang indah. Namun inilah Pulau Bali dengan beribu pesonanya yang membuat semua hal yang berada di atas tanah ini menjadi bernilai dan membuat orang penasaran. Menjajaki setiap tempat-tempat indah di Pulau Dewata ini adalah impian semua orang. Berada di atas pasir putih dengan memandang lautan yang biru serta ombak yang mendesir adalah pengalaman wisata yang menyejukkan jiwa.  Semoga Tulisan Ini Bermanfaat...Wonderfull Of Bali…!!!  Pandawa Beach..!! 

Penulis : Muhammad Dagri Nizar
Baca Juga :


Kerajinan Perak Celuk The Monkey Forest Nusa Dua
Pura Puseh Batuan Arjuna Krishna Tanah Lot
Garuda Wisnu Kencana Pura Luhur Uluwatu Monumen Bom Bali
Bedugul Legian Pantai Pandawa
Istana Tampak Siring Tirta Empul Pantai Sanur
Kintamani Resort Pantai Kuta Gunung Agung

Explore Bali - Patung Arjuna Krishna Nusa Dua

EXPLORE BALI
PATUNG ARJUNA KRISHNA NUSA DUA